“Pasar Manis ini sebelumnya sudah banyak yang menjadi peserta kami, tetapi ada juga yang sudah tidak aktif. Karena itu, kami mengingatkan kembali bahwa ada program BPJS Ketenagakerjaan yang bisa memberikan proteksi kepada mereka,” kata Rosalina.
Kegiatan Gerebek Pasar juga digelar bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional pada 4 September. Selain memberikan edukasi, BPJS Ketenagakerjaan memberikan merchandise kepada pedagang yang mendaftar sebagai peserta baru.
Rosalina mengatakan pendekatan langsung ke pasar dilakukan karena pedagang umumnya sudah mulai beraktivitas sejak pagi. Petugas BPJS Ketenagakerjaan pun mendatangi pedagang satu per satu agar sosialisasi tidak mengganggu aktivitas mereka dalam berjualan.
“Kalau pagi pedagang fokus berjualan, jadi kami yang menghampiri mereka. Kami langsung memberikan edukasi kepada pedagang dengan mendatangi satu per satu,” ujarnya.
BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto menargetkan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Banyumas mencapai 47,12 persen tahun ini. Namun, hingga saat ini cakupan tersebut baru berada di kisaran 30-31 persen.
Untuk mengejar target tersebut, masih dibutuhkan sekitar 85.000 pekerja, baik pekerja formal maupun informal, agar mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
