Grebek Pasar Digelar, Pedagang Diajak Ikut Perlindungan Ketenagakerjaan

Elde Joyosemito
Pemkab Banyumas berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan mengajak para pedagang pasar mengikuti program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. (Foto: Istimewa)

Rosalina mengatakan perhatian khusus diarahkan kepada pekerja informal dan badan usaha mikro. Kelompok tersebut dinilai masih banyak yang belum memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. “Yang menjadi perhatian justru usaha mikro, seperti toko-toko kecil dan pedagang mandiri. Mereka belum sepenuhnya menyadari pentingnya memproteksi dirinya maupun karyawannya,” katanya.

Menurut dia, pekerja di sektor informal memiliki risiko yang tidak kalah besar dibandingkan pekerja di perusahaan besar. Namun, karena bekerja secara mandiri dan tidak memiliki pemberi kerja yang memberikan perlindungan, risiko tersebut sering kali harus ditanggung sendiri.

BPJS Ketenagakerjaan, kata Rosalina, menyediakan skema perlindungan dengan iuran yang relatif terjangkau.  Sementara bagi pekerja informal, terdapat program relaksasi pemerintah yang memungkinkan peserta membayar 50 persen iuran atau sekitar Rp8.400 untuk mendapatkan perlindungan sesuai program yang diikuti.

Perlindungan tersebut dinilai penting bagi pekerja informal yang memiliki mobilitas tinggi dan dapat menjalankan lebih dari satu pekerjaan. Seorang pedagang, misalnya, bisa sekaligus menjadi petani atau menjalankan pekerjaan lainnya. “Pekerja informal ini sangat penting karena tidak dibatasi waktu dan ruang geraknya luas. Risiko kecelakaan kerja juga lebih tinggi,” ujar Rosalina.

Ia menambahkan, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya berkaitan dengan biaya pengobatan ketika peserta mengalami kecelakaan kerja. Program tersebut juga memberikan manfaat berupa santunan sesuai ketentuan sehingga pekerja dan keluarganya tetap memiliki perlindungan ekonomi ketika terjadi risiko. “Ada manfaat berupa santunan sesuai ketentuan,” katanya.

Salah seorang pedagang Pasar Manis, Nurhayati (43) mengatakan bahwa dirinya sudah ikut BPJS Ketenagakerjaan. Sebab, dia harus berangkat dari rumahnya yang jaraknya sekitar 10 km. "Saya setiap hari naik angkot untuk jualan sayur matang di sini. Saya ikut karena ada perlindungan buat saya,"ujarnya. 
 

Editor : EldeJoyosemito

Sebelumnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network