Status sebagai pendatang baru membuat tim hoki putra Banyumas menjadi kuda hitam dalam persaingan cabang olahraga tersebut.
Dika mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang telah menjalani latihan dan persiapan selama satu tahun terakhir. Medali perunggu yang diraih menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang dilakukan mulai menunjukkan hasil positif.
"Saya berharap para pemain tidak cepat berpuas diri. Pengalaman bertanding di Porprov diharapkan menjadi bekal untuk meningkatkan kemampuan, memperkuat kekompakan tim, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya,"jelasnya.
Dalam ajang Porprov Jateng 2026, Banyumas mengirimkan 10 pemain dan dua pelatih. Dari total pemain tersebut, enam orang bertanding di lapangan, sedangkan empat lainnya disiapkan sebagai pemain cadangan.
Dika menambahkan, masa persiapan tim Banyumas relatif singkat dibandingkan sejumlah daerah lain yang telah mengembangkan pembinaan hoki sejak tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.
Meski baru menjalani pembinaan selama satu tahun, tim hoki putra Banyumas mampu menembus persaingan dan meraih medali perunggu. Hasil tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan olahraga hoki sekaligus meningkatkan prestasi Banyumas pada ajang olahraga mendatang.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
