Mie Mbah Tusiyem, Kuliner Legendaris Ambal Kebumen yang Bertahan Sejak 1973

Elde Joyosemito
Warung Mbah Tusiyem justru menempati bangunan rumah bergaya pedesaan yang sederhana. (Foto: Istimewa)

Suasananya jauh dari kesan rumah makan modern. Warung Mbah Tusiyem justru menempati bangunan rumah bergaya pedesaan yang sederhana. Pengunjung bisa menikmati hidangan di tengah suasana kampung yang teduh dengan semilir angin tanpa pendingin ruangan.

Menu andalannya adalah bakmi Jawa yang tersedia dalam dua pilihan, yakni bakmi goreng dan bakmi kuah. Selain itu, tersedia ayam goreng kampung sebagai menu pelengkap.

Sajian bakmi kuah menjadi salah satu pilihan yang menggugah selera. Aroma kaldu ayam langsung tercium ketika mangkuk dihidangkan di meja. Mi kuning disajikan bersama suwiran ayam kampung, irisan seledri, dan taburan bawang goreng yang melimpah.

Kuahnya terasa gurih dengan perpaduan kaldu ayam dan rempah tradisional. Sementara tekstur mi yang kenyal dan lembut berpadu dengan suwiran ayam kampung sehingga menghasilkan cita rasa khas bakmi Jawa rumahan.

Keistimewaan lainnya terletak pada ayam goreng kampung. Bumbu yang digunakan tidak berlebihan sehingga cita rasa alami daging ayam tetap terasa. Hidangan ini semakin nikmat disantap bersama sambal korek berbahan cabai merah yang disajikan dalam wadah gerabah.

Bagi pengunjung, perpaduan bakmi dan ayam goreng kampung tersebut menghadirkan sensasi masakan rumahan yang akrab di lidah. Sebagai pelengkap, tersedia pula emping melinjo dan beragam kerupuk khas yang bisa dinikmati bersama hidangan utama.

Editor : EldeJoyosemito

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network