Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Sekadar Jalan Sehat dan Makan Gratis, Korem 071/Wijayakusuma Santuni 47 Penyandang Disabilitas
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Karin, Berhenti Dari Perawat dan Jadi PSK Untuk Memenuhi Syahwat Pasien Disabilitas

Kamis, 18 November 2021 | 19:34 WIB
  • author Tim iNews.id
Kisah Karin, Berhenti Dari Perawat dan Jadi PSK Untuk Memenuhi Syahwat Pasien Disabilitas
Pusat Informasi Prostitusi (PIC) Amsterdam, tempat para pekerja seks memberikan informasi tentang pekerjaan mereka kepada publik. Foto/Insider

AMSTERDAM, iNews.id - Karin (57) memilih berhenti dari pekerjaannya sebagai perawat di Amsterdam, Belanda untuk melayani klien penyandang disabilitas. Dia pun memilih untuk menjadi pekerja seks komersial (PSK) karena ingin membantu memenuhi kebutuhan syahwat para pasien penyandang disabilitas.

Dia sekarang bekerja untuk sebuah agensi yang melayani klien penyandang disabilitas dan pasien yang menderita masalah kesehatan.

"Saat saya bekerja, saya tidak berpakaian seperti ini," kata Karin sambil minum kopi di Red Light District (RLD) Amsterdam kepada Insider, Kamis (18/11/2021).

Pada bulan Oktober 2021, Karin mengenakan jeans, sweater, dan riasan minimal untuk hari pertemuan di Pusat Informasi Prostitusi (PIC) Amsterdam di RLD. Pusat tersebut dijalankan oleh pekerja seks yang ingin menginformasikan publik tentang pekerjaan seks di Belanda dan untuk mengakhiri stigma yang mengelilinginya.

Karin bukanlah nama sebenarnya, tapi itulah yang dia gunakan saat bekerja atau saat memberikan "ceramah" kepada publik dan jurnalis di PIC.

Dia mengatakan menggunakan nama samaran dan pakaian yang berbeda—dengan barang-barang tertentu yang terkadang diminta oleh klien—memungkinkan dia untuk memisahkan pekerjaan dari kehidupan pribadinya.

Delapan tahun lalu, Karin bercerita bahwa dia berhenti dari pekerjaannya sebagai perawat untuk menjadi pekerja seks. Sejak itu, dia dipekerjakan oleh agen pendamping—yang dia tidak akan ungkapkan nama perusahaan karena alasan privasi—, yang katanya melayani klien dengan disabilitas dan masalah kesehatan.

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut