Strategi Ansos Latih Critical Thinking Sejak Dini sebagai Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar 

Alfiatin
.
Rabu, 21 September 2022 | 15:51 WIB
Siswa SD UMP melakukan analisis sosial sebagai satu bentuk implementasi kurikulum merdeka belajar.

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id- Kurikulum baru yang diterapkan di sekolah yakni kurikulum merdeka belajar mengajak pendidik untuk lebih kreatif. Supaya peserta didik selain kreatif juga dapat mendalami konsep dan menerapkan pendidikan karakter dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu bentuk penerapan kurikulum merdeka belajar yakni dengan mengajak peserta didik lebih memahami lagi konsep tema yang sedang dipelajari. Seperti yang dilakukan siswa SD UMP kelas 2 Mekkah yang belajar menggunakan strategi analisi sosial (Ansos) sebagai pengantar materi tema tugasku sehari-hari.

Wali kelas 2 Mekkah SD UMP, Nur Asih Wulandari mengatakan analisis sosial ini ia kenalkan sejak dini kepada siswa kelas 2 supaya mereka terbiasa berpikir kritis.

Sebab, dalam kehidupan sehari-hari, berpikir kritis harus dibiasakan. "Agar saat anak tumbuh dewasa, mereka sudah mulai terbiasa berpikir kritis, jadi setiap ada masalah atau bertemu tantangan mereka akan langsung berpikir kenapa hal-hal tersebut terjadi dan bagaimana solusi yang harus diambil, apa yang harus mereka lakukan," kata dia.

Analisis sosial yang dilatih memang masih cukup sederhana. Siswa kelas 2 ini mulai dikenalkan dengan lingkungan sekolah. 

Mereka yang sudah terbagi dalam beberapa kelompok diberikan tugas untuk menggali informasi terkait tugas pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di SD UMP. Teknik yang dilakukan yakni dengan observasi dan wawancara.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini