Wapres Buka Muktamar Al Irsyad Al Islamiyyah di Purwokerto: Pemerintah Sampaikan Apresiasi

Arbi Anugrah
.
Rabu, 23 November 2022 | 18:39 WIB
Ma'ruf Amin Buka Muktamar Al Irsyad Al Islamiyyah di Purwokerto: Pemerintah Sampaikan Apresiasi. Foto: Ist

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ma'ruf Amin membuka kegiatan Muktamar Nasional ke 41 PP Al Irsyad Al Islamiyyah, di Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Wapres mengatakan, sejak Al Irsyad Al Islamiyyah didirikan, banyak berkontribusi bagi pembangunan Indonesia.

"Sejak Al Irsyad Al Islamiyyah didirikan tentu banyak sekali kontribusi bagi pembangunan Indonesia. Kehidupan masyarakat turut dibangun melalui pendidikan, pengajaran, serta aksi-aksi sosial dan dakwah," kata Wapres Ma'ruf Amin dalam sambutannya, Rabu (23/11/2022).

Wapres Ma'ruf Amin sendiri tiba di Hotel Java Heritage yang merupakan tempat kegiatan Muktamar Nasional sekitar pukul 15.35 WIB. Kedatangan Wapres disambut ratusan pelajar dari Al Irsyad Al Islamiyyah yang berjejer di pinggir jalan Dr. Angka.

 

Dalam sambutannya, Ma'ruf Amin mengatakan jika perhimpunan Al Irsyad Al Islamiyyah dikenal giat melakukan tajdid (gerakan pembaruan) dalam setiap dakwahnya. Dengan demikian mengipirasi bangsa Indonesia yang bhineka untuk terus mengendapankan Amar Makruf Nahi mungkar.

"Semangat yang terus digelorakan untuk mencapai kebajikan tertinggi di dalam keberagaman, menghentikan kebodohan dan keterbelakangan serta memberantas kemiskinan," ucapnya.

Ma'ruf Amin juga mengungkapkan jika tema Muktamar Nasional tahun ini sangat relevan, sekaligus memberikan penegasan bahwa perhimpunan Al Irsyad Al Islamiyyah ingin melakukan Ijtihad (sebuah usaha) peradaban. Ijtihad peradaban dipandang penting sebagai panduan perhimpunan Al Irsyad Al Islamiyyah untuk turut mendukung pencapaian visi Indonesia emas 2045.

"Kelak pada momen satu abad kemerdekaan NKRI, kita ingin seluruh rakyat Indonesia dapat menikmati kemajuan pembangunan, serta pemerataan kesejahteraan yg berkeadilan dalam bingkai NKRI yang berdaulat dan demokratis," ujarnya.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini