Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wamendiktisaintek Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI, Bisa Picu Kematian Berpikir
Advertisement . Scroll to see content

Renungan Jumat, Inilah yang Tersisa dari Kematian

Jum'at, 16 Desember 2022 | 10:38 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Renungan Jumat, Inilah yang Tersisa dari Kematian
Jabatan, pangkat, harta itu bukan terlarang mutlak meraihnya, tetapi sombongnya itu yang membuat bahaya lalu melupakan akhirat. Foto: Instagram@raehanul_bahraen

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Jabatan, pangkat, harta itu bukan terlarang mutlak meraihnya, tetapi sombongnya itu yang membuat bahaya lalu melupakan akhirat

Nasihat bijak ini diingatkan kembali oleh Ustaz Raehanul Bahraen dalam akun Instagramnya @raehanul_bahraen. 

Dalam postingnya Ustaz Raehanul Bahraen menuliskan:

Dulu kami sempat berkunjung ke museum dan di sana ada foto dan gambar lama para raja suatu daerah dengan segala kebesarannya sejak zaman dahulu setiap generasinya, kemudian digantikan dengan anaknya dan selanjutnya oleh cucunya

Demikianlah seterusnya dan lalu jadi ingat sebuah ayat dalam Al-Quran yang menegaskan setiap zaman manusia akan bergilir dan berputar

“Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)” (Ali-Imran: 140).

Maksud "pergilirkan" adalah para pemimpin dan raja serta zamannya, sebagaimana dalam tafsir At-Thabari,

"Yaitu (pergiliran) para pemimpin/raja". (Tafsir At-Thabari)

"Kami merenungkan ternyata Raja dengan segala kejayaannya dahulu telah berlalu, lalu manusiapun lupa atau mereka dilupakan sehingga datanglah generasi selanjutnya yang bisa jadi tidak kenal mereka," tulis Ustaz Raehanul Bahraen.

Saudaraku,
Apakah hanya sampai itu hidup kita? Lalu habis?
Tentu tidak, masih ada akhirat

Bisa jadi harta yang diraih mati-matian bahkan dengan cara haram untuk ditumpuk ternyata hanya akan diwariskan saja dan generasi selanjutnya, lalu mereka lupa siapa yang "memperjuangkannya"

Tatkala meninggal, ruh berpisah dari jasad. Manusia hanya akan menangisi-mu sebentar saja.

Waktu dan zaman terus digilirkan dan diputar. Mereka akan sibuk dengan zamannya masing-masing

Jasadmu akan segera dikubur. Pakaianmu akan segera dibagi-bagikan.
Jabatanmu segera ada yang menggantikan.  Kendaraanmu segera ada tuan barunya.

Rumahmu segera ada yang mengisi. Hartamu bisa jadi segera diperebutkan.

Harapanmu, hanyalah amal shalih penerang gelapnya kubur
serta kebaikan, ilmu dan akhlak mulia yang bisa jadi dikenang manusia
sepanjangan zaman bersama doa mereka untuk-mu

"Semoga kita banyak memilik amal shalih dan kebaikan serta dianugrahi keikhlasan," 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut