Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Suasana Prosesi Puncak Ibadah Haji yang juga Dilaksanakan Bupati Kebumen
Advertisement . Scroll to see content

Doa Hari Arafah 9 Dzulhijjah Sangat Mustajab, Iblis Menjadi Lebih Terhina Lebih Kecil dan Putus Asa

Sabtu, 15 Juni 2024 | 13:13 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Doa Hari Arafah 9 Dzulhijjah Sangat Mustajab, Iblis Menjadi Lebih Terhina Lebih Kecil dan Putus Asa
Doa mustajab adalah doa Hari Arafah 9 Dzulhijjah saat para jamaah haji diharuskan berada di Padang Arafah.Foto: Pixabay

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Doa mustajab adalah doa Hari Arafah 9 Dzulhijjah saat para jamaah haji diharuskan berada di Padang Arafah. Selain berdoa pada Hari Arafah mulai  siang atau ba'da Dzuhur hingga waktu magrib juga sangat dianjurkan juga untuk dzikir.  

Rasulullah bersabda:

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

“Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah, dan sebaik-baik dzikir yang aku ucapkan dan juga diucapkan para nabi sebelumku adalah:

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

‘Laa ilaaha illallah, wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syai’in Qodiir’ (Tidak ada yang berhak disembah selain Allah yang satu saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kekuasaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Maha Mampu atas segala sesuatu).” [HR. At-Tirmidzi dari Abdullah bin 'Amr radhiyallahu’anhuma, Shahihut Targhib: 1536]

Ustaz Sofyan Ruray menjelaskan, dalam riwayat yang lain:

كانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَرَفَةَ: " لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

“Kebanyakan doa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam di hari Arafah adalah: ‘Laa ilaaha illallah, wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, bi-yadihil khoyr, wa huwa ‘alaa kulli syai’in Qodiir’ (Tidak ada yang berhak disembah selain Allah yang satu saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kekuasaan dan milik-Nya segala pujian, di tangan-Nya segala kebaikan, dan Dia Maha Mampu atas segala sesuatu).” [HR. Ahmad dari Abdullah bin Amr radhiyallahu'anhuma]

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut