Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ternyata Tarif Ceramah Gus Miftah Bikin Geleng-geleng Kepala
Advertisement . Scroll to see content

Olok-olok ke Penjual Es Jadi Viral dan Gaduh, Gus Miftah Minta Maaf 

Rabu, 04 Desember 2024 | 09:12 WIB
  • author Tim iNews
Olok-olok ke Penjual Es Jadi Viral dan Gaduh, Gus Miftah Minta Maaf 
Gus Miftah meminta maaf secara tulus kepada pedagang es teh serta masyarakat yang merasa terganggu. (Foto: Istimewa)

"Dengan segala kerendahan hati, kami meminta Gus @gusmiftah untuk meminta maaf kepada bapak penjual es. Apa yang Gus lakukan tidak sesuai dengan apa yang Pak @Prabowo inginkan dan ajarkan. Terima kasih," tulis akun tersebut.

Dalam unggahannya, Partai Gerindra juga membagikan video pernyataan Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya menghormati para pekerja kecil, termasuk pedagang kaki lima.

“Saya sangat hormat kepada pedagang kaki lima, tukang ojol, tukang bakso. Mereka bekerja keras mencari nafkah untuk keluarga mereka. Itu pekerjaan yang mulia, jujur, dan halal,” ujar Prabowo dengan tegas.

Peristiwa ini bermula ketika Gus Miftah berbicara kepada seorang pedagang es teh dalam acara Magelang Bersholawat. Candaan yang dilontarkannya dinilai tidak pantas oleh banyak pihak.

"Es tehmu ijek okeh ora (es tehmu masih banyak nggak)? Masih? Yo kono didol (ya sana dijual), goblok. Dol en ndisik, ngko lak rung payu yo wes, takdir (jual dulu, nanti kalau masih belum laku, ya sudah, takdir)," ujar Gus Miftah.

Meskipun nada ucapannya ringan, banyak masyarakat menganggap bahwa komentar tersebut merendahkan profesi pedagang kecil yang bekerja keras mencari nafkah.

Sebagai tokoh agama dengan pengaruh besar, Gus Miftah diingatkan untuk lebih berhati-hati dalam berbicara, karena ucapannya memiliki dampak yang luas di masyarakat.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut