Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kenaikan Harga Ayam Ras Jadi Penyumbang Inflasi di Purwokerto dan Cilacap 
Advertisement . Scroll to see content

Mendagri: Jangan Biarkan Inflasi Ganggu Daya Beli

Rabu, 24 September 2025 | 14:16 WIB
  • author Elde Joyosemito
Mendagri: Jangan Biarkan Inflasi Ganggu Daya Beli
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengingatkan kepada pemerintah daerah (pemda) agar tidak membiarkan inflasi tinggi terus terjadi. (Foto: iNews.id)

Sejumlah daerah merespons arahan Mendagri dengan menyiapkan langkah konkret. Kota Tanjungpinang melalui Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Elfiani Sandri dalam keterangan resminya menegaskan, peran perangkat daerah sangat penting agar kebijakan pengendalian harga bisa berjalan efektif. 

Ia menyebut, pemantauan dan evaluasi rutin melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID terus dilakukan demi menjaga stabilitas ekonomi.

Sementara, Provinsi Kalimantan Barat melalui Sekda Harisson dalam keterangan resminya menyatakan, siap menindaklanjuti arahan Mendagri. 

Ia menyoroti komoditas strategis seperti cabai merah, bawang merah, dan daging ayam ras sebagai penyumbang utama inflasi, serta menekankan pentingnya koordinasi dengan kabupaten/kota, Bulog, Satgas Pangan, hingga pelaku usaha. Harisson juga menegaskan akan memanfaatkan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS) untuk mengantisipasi kenaikan harga sejak awal.

“Kami di Kalbar berkomitmen menjaga stabilitas harga agar inflasi daerah tetap terkendali dan sejalan dengan target nasional,” tegas Harisson.

Dengan langkah-langkah strategis seperti pemantauan harga di lapangan, pemerataan distribusi pangan, serta koordinasi erat antara pusat dan daerah, dia meyakini stabilitas harga terjaga, daya beli masyarakat terlindungi, dan inflasi daerah tetap sejalan dengan target nasional.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut