get app
inews
Aa Text
Read Next : Perkuat Swasembada Pangan, Pemkab Banyumas Serahkan Alsintan untuk Gapoktan

Modernisasi Pertanian, Pemkab Kebumen Salurkan 104 Alsintan Senilai Rp12 M

Selasa, 10 Februari 2026 | 09:11 WIB
header img
Sebanyak 104 unit alsintan yang bersumber dari APBN didistribusikan kepada 91 Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) senilai Rp12 miliar. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id – Pemkab Kebumen menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada puluhan kelompok tani, Senin (9/2/2026). Total sebanyak 104 unit alsintan yang bersumber dari APBN didistribusikan kepada 91 Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dengan nilai bantuan lebih dari Rp12 miliar.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen, Teguh Yuliono, mengatakan bantuan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong modernisasi alat produksi di tingkat petani. Program ini juga disebut sejalan dengan target swasembada pangan yang dicanangkan Bupati Kebumen.

“Alsintan ini diharapkan mampu mempercepat proses olah lahan, tanam, hingga panen, sehingga hasil produksi meningkat dan biaya operasional petani bisa ditekan,” ujar Teguh.

Penyerahan bantuan dipusatkan di Pendopo Kabumian. Ratusan alsintan yang dibagikan terdiri atas 39 unit pompa air 3 inci, 11 unit traktor roda empat, 11 unit traktor rotari, sembilan unit traktor roda crawler, delapan unit traktor roda dua berdaya 8,5 PK, lima unit traktor roda dua 6,5 PK, 18 unit hand sprayer, serta tiga unit drone pertanian.

Sejumlah kelompok tani turut menerima teknologi pertanian terbaru berupa drone penyemprot merek Nirawak, di antaranya Poktan Kuat Rahayu, Gapoktan Sumber Rejeki, dan Poktan Asep. Sementara bantuan traktor roda empat merek Deutz Fahr dan Harfia disalurkan kepada Poktan Sido Mulyo, Sri Rejeki, Budi Luhur, serta Ngudi Raharjo.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam sambutannya menegaskan bahwa bantuan alsintan menjadi solusi atas semakin sulitnya ketersediaan tenaga kerja di sektor pertanian dan tingginya biaya pengolahan lahan. Ia berharap pemanfaatan teknologi dapat mempercepat siklus tanam dan panen serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut