Kriminalitas Meningkat Jelang Ramadan, Polresta Banyumas Perkuat Patroli
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Polresta Banyumas meningkatkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan di Banyumas.
Upaya tersebut dilakukan melalui intensifikasi patroli, pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (satkamling), serta penguatan sinergi dengan unsur pemerintah dan masyarakat.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi mengatakan, dalam beberapa hari terakhir terjadi peningkatan angka kriminalitas di wilayah Banyumas yang perlu menjadi perhatian bersama.
“Dalam dua hingga tiga hari terakhir terjadi peningkatan tingkat kriminalitas di Kabupaten Banyumas. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat serta perputaran uang di daerah,” ujarnya pada Rabu (18/2/2026).
Menurut dia, strategi pengamanan dilakukan melalui langkah pre-emtif dengan memperluas sosialisasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Kepolisian menggandeng unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga pengurus RT/RW untuk memperkuat edukasi dan kesadaran warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Satkamling di tingkat desa juga kembali diaktifkan sebagai mitra kepolisian. Personel polsek dijadwalkan rutin menyambangi pos satkamling guna berkoordinasi dan mempererat kerja sama dengan warga.
“Personel polsek secara rutin akan menyambangi pos satkamling dan berkoordinasi dengan masyarakat,” katanya.
Dari sisi preventif, Polresta Banyumas meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, terutama mulai pukul 23.00 WIB hingga menjelang subuh. Patroli dilaksanakan secara berkala oleh personel Polresta bersama seluruh polsek jajaran.
Selain itu, patroli gabungan juga digelar bersama unsur TNI melalui Koramil serta Satuan Polisi Pamong Praja di tingkat kecamatan untuk memperkuat pengamanan selama Ramadan.
Kapolresta mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, seperti menyimpan barang berharga di tempat aman, mengunci ganda kendaraan saat diparkir, serta memastikan kondisi rumah aman ketika ditinggalkan, termasuk memeriksa kompor, instalasi listrik, saluran air, dan pintu gerbang.
Terkait dua kasus pencurian yang terjadi di Banyumas, pihaknya memastikan tim reserse bersama polsek terus melakukan penyelidikan terhadap berbagai tindak pidana, mulai dari pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, hingga pencurian kendaraan bermotor.
“Alat bukti sudah kami kumpulkan, saksi-saksi telah diperiksa, dan dugaan pelaku sudah teridentifikasi. Saat ini masih kami dalami dan terus kami kejar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan remaja, untuk tidak membuat maupun menyimpan petasan karena berisiko tinggi dan melanggar hukum dengan ancaman pidana berat. Selain itu, warga diminta tidak melakukan perang sarung, balap liar, maupun kegiatan sahur di jalan yang berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat yang menjalankan ibadah.
Kapolresta menegaskan, peran aktif orang tua dan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadan.
“Tanpa dukungan masyarakat, kami tidak bisa bekerja sendiri. Mari bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” katanya.
Editor : EldeJoyosemito