get app
inews
Aa Text
Read Next : Ramadan hingga Lebaran, OJK Minta Warga Waspada Modus Penipuan Daring

OJK Genjot Literasi Keuangan Syariah 2026 untuk Penyuluh Agama

Rabu, 18 Februari 2026 | 20:06 WIB
header img
Program Gerak Syariah 2026 diinisiasi OJK untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah secara lebih masif dan berkelanjutan. (Foto: Istimewa)

Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan maraknya kasus penipuan keuangan dan praktik scam yang kerap terjadi akibat rendahnya pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan.

Dalam Program Gerak Syariah 2026, OJK juga menyiapkan berbagai kegiatan dan kompetisi, antara lain Lomba Kultum Keuangan Syariah, Lomba Reels Instagram, Lomba Seni Hadroh, serta Pemilihan Penyuluh Agama Terbaik bagi mereka yang aktif melakukan edukasi keuangan syariah.

Sepanjang 2025, OJK mencatat telah melaksanakan sekitar 115 kegiatan edukasi. Dengan melibatkan penyuluh agama dan komunitas di tahun ini, diharapkan edukasi dapat dilakukan secara lebih masif dan menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menegaskan bahwa pesatnya perkembangan layanan keuangan digital membawa dua sisi sekaligus, yakni kemudahan akses dan risiko yang nyata.

“Meskipun teknologi mempermudah akses perbankan dan pendidikan, masyarakat kini dihadapkan pada risiko terjebak dalam pinjaman ilegal serta edukasi keuangan yang menyesatkan,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya edukasi tata kelola keuangan, khususnya dalam membantu keluarga mengatur skala prioritas dan menghindari pola konsumtif yang tidak perlu.

“Penyuluh agama memiliki peran sentral sebagai sosok yang dipercaya masyarakat,” kata Lintarti.

Pesan yang disampaikan penyuluh agama, lanjutnya, memiliki pengaruh besar dalam membentuk perilaku ekonomi masyarakat. Para penyuluh diharapkan mampu menjelaskan konsep keuangan syariah dengan bahasa sederhana, meningkatkan literasi masyarakat agar bijak dalam mengambil keputusan finansial, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Menurut Lintarti, kolaborasi antara Pemerintah Daerah, OJK, dan penyuluh agama menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan hingga tingkat desa.

“Dengan berjalan bersama, literasi keuangan diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi menjadi fondasi kekuatan ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut