Mengaku-aku Santrinya Gus Dur, Ternyata Pelaku Gendam
BANYUMAS, iNewsPurwokerto.id — Seorang pria yang mengaku sebagai tokoh agama dan santri dari KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ternyata merupakan pelaku penipuan dengan modus gendam. Pelaku berhasil ditangkap jajaran kepolisian setelah menipu seorang warga di wilayah Sokaraja, Kabupaten Banyumas.
Pelaku berinisial RSD (56), warga Pasuruan, Jawa Timur. Ia ditangkap tim Resmob Polresta Banyumas di wilayah Sragen setelah sempat melarikan diri usai melakukan aksinya. Polisi menyebut pelaku merupakan residivis dengan kasus serupa.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus P. Silalahi mengatakan kasus tersebut terungkap setelah adanya laporan dari korban berinisial PW (57), seorang perempuan warga Desa Jompo Kulon, Kecamatan Sokaraja.
“Pelaku menggunakan modus mengaku sebagai kyai sekaligus santri dari Gus Dur yang dapat menyembuhkan penyakit. Korban kemudian diminta melepas perhiasan untuk didoakan, namun setelah itu pelaku justru melarikan diri,” kata Petrus, Kamis (12/3/2026).
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB di pinggir Jalan Raya Desa Jompo Kulon, Sokaraja. Saat itu korban sedang berjalan kaki sebelum dihampiri pelaku yang mengendarai mobil Toyota Avanza berwarna silver.
Pelaku yang mengenakan peci putih, baju koko putih, sorban kotak-kotak, dan sarung kemudian mempersilakan korban masuk ke dalam mobil. Di dalam kendaraan, pelaku mengajak korban berbincang dan menawarkan pengobatan spiritual.
Korban yang percaya kemudian diminta melepas gelang dan cincin miliknya untuk didoakan. Pelaku berdalih perhiasan tersebut perlu direndam dalam air sebagai bagian dari ritual penyembuhan.
Editor : EldeJoyosemito