Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gercep, Kemdiktisaintek Tunjuk Prof Ali Rokhman Jadi Plt Rektor Unsoed
Advertisement . Scroll to see content

Alumni Unsoed Bawa Startup HIEREN yang Bergerak di Teknologi Energi Terbarukan Tembus Silicon Valley

Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:56 WIB
  • author Elde Joyosemito
Alumni Unsoed Bawa Startup HIEREN yang Bergerak di Teknologi Energi Terbarukan Tembus Silicon Valley
Rafi Ashza Sejati, lulusan Unsoed, Founder startup HIEREN. (Foto: Istimewa)

Berangkat dari pengalamannya sebagai pemuda desa asal Cilacap, Rafi mengembangkan inovasi itu untuk menjawab persoalan keterbatasan akses energi di wilayah pesisir dan pedesaan.

Selama berada di Silicon Valley, Rafi berkesempatan mengunjungi Google dan bergabung dalam komunitas startup global seperti Startup Grind. Kesempatan tersebut dimanfaatkannya untuk memperluas jejaring internasional sekaligus memperkenalkan inovasi berbasis desa dari Indonesia ke dunia internasional.

Rafi mengatakan pencapaiannya bukan hanya keberhasilan pribadi, melainkan juga upaya membawa nama Unsoed, Cilacap, dan potensi desa Indonesia ke level global.

“Saya berangkat bukan hanya mewakili diri sendiri, tetapi membawa nama Unsoed, Cilacap, dan semangat anak muda desa Indonesia. Saya ingin menunjukkan bahwa inovasi dari daerah juga bisa berdiri sejajar di level global. Semoga pengalaman ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain agar berani bermimpi besar dan mulai berkarya,” ujar Rafi.

Ketua Pusat Inkubator Bisnis LPPM Unsoed, Nur Wijayanti, mengapresiasi keberhasilan tersebut. Menurutnya, pencapaian Rafi membuktikan mahasiswa dan alumni Unsoed memiliki daya saing internasional jika mendapat dukungan ekosistem inovasi dan pendampingan yang tepat.

“Kami sangat bangga karena Rafi mampu membawa nama Unsoed hingga ke panggung internasional. Ini menunjukkan bahwa inovasi yang lahir dari kampus dan desa dapat diterima dunia. Pusat Inkubator Bisnis akan terus mendorong lahirnya startup-startup muda yang berdampak, berkelanjutan, dan mampu menjawab persoalan masyarakat,” katanya.

Perjalanan Rafi dari desa di Cilacap hingga menembus Silicon Valley menjadi bukti bahwa inovasi berbasis masyarakat memiliki peluang besar untuk berkembang dan mendapatkan pengakuan di tingkat global.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut