Roblox Luncurkan Akun Khusus Anak dan Remaja, Orang Tua Kini Bisa Atur Akses Game Lebih Ketat
Melalui pembaruan ini, Roblox membagi akun pengguna menjadi tiga kategori utama berdasarkan usia.
Akun ini dirancang khusus untuk anak-anak. Seluruh fitur obrolan otomatis dinonaktifkan, kecuali jika orang tua mengizinkan obrolan dalam game tertentu.
Pengguna hanya dapat memainkan game yang lolos seleksi tambahan dan memiliki tingkat konten Minimal atau Ringan. Tampilan akun juga dibedakan dengan latar belakang biru.
Kategori ini memberi akses lebih luas, namun tetap dibatasi sesuai kelompok usia. Pengguna dapat memainkan game dengan klasifikasi Minimal, Ringan, hingga Sedang.
Fitur obrolan juga diatur berdasarkan usia dan wilayah pengguna. Roblox menyebut anak dan remaja hanya bisa berinteraksi dengan kelompok usia serupa atau orang yang telah ditandai sebagai “Teman Tepercaya”.
Pengguna usia 16 tahun ke atas memperoleh akses hampir penuh terhadap pengalaman Roblox, kecuali konten dengan rating terbatas 18+.
Fitur obrolan diaktifkan sepenuhnya pada kategori ini.
Pembaruan Roblox juga mendapat respons positif dari komunitas orang tua. Anggota Dewan Orang Tua Global Roblox asal Australia, Denny Handlin, menilai fitur baru tersebut memberi ruang lebih besar bagi orang tua untuk mengawasi aktivitas anak di dunia digital.
“Akun Roblox Kids dan Roblox Select yang baru merupakan kemenangan besar bagi para orang tua,” kata Denny Handlin.
Ia menyebut orang tua kini bisa menyetujui game tertentu dan menyesuaikan pengalaman bermain sesuai kebutuhan anak.
“Kemampuan untuk menyetujui permainan dan menyesuaikan pengalaman agar sesuai dengan kebutuhan anak-anak kita memungkinkan mereka menikmati keajaiban Roblox sementara kita tetap memegang kendali,” lanjutnya.
Roblox juga memperketat penyaringan konten untuk akun anak dan remaja. Platform tersebut memastikan sejumlah fitur tidak akan muncul dalam katalog Roblox Kids maupun Roblox Select.
Beberapa konten yang dibatasi antara lain game bertema interaksi sosial bebas, fitur menggambar bebas, isu sensitif, Roblox Moments, hingga obrolan pribadi satu lawan satu dalam game.
Selain itu, pengembang game kini diwajibkan memenuhi persyaratan tambahan apabila ingin game mereka bisa diakses pengguna di bawah usia 16 tahun.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya Roblox menciptakan ruang bermain digital yang lebih aman bagi anak-anak dan remaja di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Editor: Arbi Anugrah