get app
inews
Aa Text
Read Next : Prabowo Panen Raya Udang di Kebumen, Soroti Proyek Produktif dan Lapangan Kerja untuk Rakyat

Pemkab Kebumen Bangun 7 Puskesmas Pembantu Baru, Dekatkan Layanan Kesehatan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:10 WIB
header img
Pemkab Kebumen memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat pedesaan. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, iNewsPurwokerto.id Pemkab Kebumen memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat pedesaan. Melalui program “Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge” atau Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Pemkab kembali menghadirkan pelayanan kesehatan terpadu bagi warga wilayah utara Kebumen di Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di lapangan SMPN 2 Karanggayam tersebut diisi dengan berbagai layanan kesehatan gratis, mulai dari khitan massal, pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis bersama dokter spesialis, bakti sosial, hingga gerakan minum tablet tambah darah bagi siswi SMPN 2 Karanggayam.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Gunungsari yang berada di seberang SMPN 2 Karanggayam.

Pustu Gunungsari merupakan satu dari tujuh Pustu baru yang ditargetkan selesai dibangun Pemkab Kebumen pada tahun ini. Selain di Gunungsari, pembangunan juga dilakukan di Penimbun, Ampih, Karangtanjung, Pengempon, Jatiroto, dan Somagede.

Bupati Lilis menegaskan, pembangunan fasilitas kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata hingga pelosok desa.

“Ini bukti bahwa pemerintah daerah benar-benar peduli terhadap kesehatan masyarakat. Kami ingin pelayanan kesehatan tidak hanya mudah diakses warga kota, tetapi juga masyarakat desa. Dengan fasilitas yang lebih dekat, ibu hamil bisa lebih mudah memeriksakan kandungannya dan tumbuh kembang anak dapat dipantau secara optimal,” ujar Lilis.

Ia juga meminta pemerintah desa dan masyarakat ikut menjaga serta memanfaatkan fasilitas kesehatan tersebut secara maksimal agar keberadaannya benar-benar memberi manfaat bagi warga.

“Gedung yang dibangun harus dijaga dan dirawat bersama. Jangan sampai fasilitas sudah tersedia, tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik,” katanya.

Program kesehatan tersebut turut mendapat dukungan dari sejumlah fasilitas kesehatan dan pihak swasta. Direktur RS PKU Muhammadiyah Sruweng, dr. Hasan Bayuni, menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memperluas layanan kesehatan masyarakat.

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut