Serunya Festival Dolanan Tradisional Banyumas 2026 yang Diikuti Pelajar dan Mahasiswa
Selain memperkenalkan kembali permainan warisan budaya, kegiatan tersebut juga dinilai mampu menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda, seperti sportivitas, kreativitas, kerja sama, dan keberanian.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain melestarikan olahraga tradisional, festival ini juga menjadi sarana untuk membudayakan olahraga sehingga masyarakat Banyumas semakin terbiasa menjalani pola hidup sehat," katanya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Meski sebagian besar baru pertama kali mencoba permainan yang diperlombakan, mereka tetap bersemangat mengikuti setiap lomba.
Sindy Antika, pelajar SMP Negeri 1 Banyumas, mengaku belum pernah memainkan lari balok sebelumnya. Namun ia tertarik mengikuti perlombaan karena menilai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian budaya daerah.
Hal senada disampaikan Faik, siswa SMP Negeri 3 Kebasen. Ia mengaku pernah melihat permainan egrang di lingkungan tempat tinggalnya, tetapi belum pernah mencobanya secara langsung. Meski masih belajar, ia merasa senang bisa ikut merasakan pengalaman bermain permainan tradisional tersebut.
Melalui penyelenggaraan Fesdoramas 2026, Portina Banyumas berharap permainan tradisional dapat kembali dikenal dan diminati generasi muda. Selain menjadi ajang hiburan, festival ini juga diharapkan mampu menjadi media pendidikan karakter sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya bangsa.
Editor : EldeJoyosemito