Andy F Noya Kenang Momen Penonton Bertahan Saat Hujan di Jazz Gunung Slamet
"Jadi sekali lagi terima kasih, saya ingin ucapkan karena juga penyelenggaraan acara seperti ini itu harus ada sponsornya yang paling kuat," ucapnya.
Selain konser musik, pengunjung juga dapat menikmati Kampung Durian yang menghadirkan berbagai varietas durian Nusantara sekaligus mengenalkan potensi petani lokal.
"Satu-satunya konser jazz di dunia, orang bisa makan durian sekaligus. Dan itu bisa terjadi di Purwokerto," ujar Sigit.
Di sela penampilannya, personel NonaRia menilai semakin banyak anak muda mulai tertarik mendengarkan musik jazz. Menurut vokalis Nesia Ardi, salah satu penyebabnya adalah keinginan masyarakat mencari warna musik baru.
"Kalau menurut saya mungkin ada satu titik kebosanan juga mungkin di masyarakat kayak dengerin lagu yang di satu dekade belakangan itu hal yang sama gitu," katanya.
Ia berharap ketertarikan tersebut diikuti dengan keinginan mempelajari sejarah jazz secara lebih mendalam.
"Kayak sekarang oke dengerin jazz, tapi sejauh mana kamu dengerin jazz? Dua apakah itu hanya untuk ikut-ikutan temen atau emang bener-bener iya. Kalau iya you will dig deeper. Kamu akan dig lebih ke belakang lagi, tahun 30-an ada apa, tahun 20-an ada apa. Terus jazz itu berawal dari mana dan segala macam," jelasnya.
Nesia juga menolak anggapan bahwa jazz hanya dinikmati kalangan tertentu.
"Kita gak akan bilang kalau jazz itu untuk kelas elit tertentu. Karena jazz itu muncul dari bawah, dari kaum yang marginal gitu. Apakah kalian akan mencari tahu sejauh itu atau enggak," ujarnya.
Hal senada disampaikan personel NonaRia lainnya, Nanin Wardhani. Menurutnya, internet membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda untuk mengenal berbagai genre musik.
"Sama yang jelas internet sih itu sangat membuka pengetahuan musik. Waktu kami masih usia sekolah dulu kan gak ada pilihan ya, cuman pasti dengerinnya sama, generasi kami itu pasti sama, kalau gak dari TV, radio. Kalau anak-anak sekarang bisa eksplor sendiri. Bagus banget sih."
Ia berharap anak muda tidak berhenti sekadar menikmati musik jazz, tetapi juga memahami perjalanan sejarahnya.
"Betul, teman-teman bisa explore dan cari tahu lebih dalam lagi mengenai jazz," tutup Nanin.
Editor: Arbi Anugrah