Dikembangkan, Padi Produktivitas Tinggi yang Tahan Wereng di Banyumas
BANYUMAS, iNewsPurwokerto.id – Kabupaten Banyumas menjadi salah satu daerah yang dipilih untuk pengembangan varietas padi unggul baru, IPB 13 Senopati (IPB 13S) atau Mapan IPB, yang memiliki potensi produktivitas tinggi dan masa panen lebih singkat.
Ketua Himpunan Alumni (HA) IPB University wilayah Banyumas Raya Prawoko Setyo Aji mengatakan pemanfaatan benih tersebut ditandai dengan kegiatan tanam bersama di Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja, Minggu (28/6/2026), yang melibatkan petani, Himpunan Alumni (HA) IPB University, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas.
"Program ini menjadi langkah awal kerja sama antara kalangan akademisi dan petani dalam mengimplementasikan hasil-hasil penelitian pertanian di lapangan. Himpunan Alumni IPB berperan sebagai jembatan yang menghubungkan inovasi dari kampus dengan kebutuhan petani di sawah,"jelasnya.
Salah seorang perwakilan Alumni IPB, Kukuh, mengatakan pengembangan varietas IPB 13S bertujuan agar hasil penelitian para ahli pertanian dapat diakses langsung oleh petani dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan mereka.
"Kami ingin inovasi tersebut bisa diterapkan di lapangan sehingga petani merasakan langsung manfaatnya," ujarnya.
Menurut dia, salah satu keunggulan varietas IPB 13S adalah umur panennya yang relatif singkat, yakni sekitar 85 hari setelah tanam. Dengan masa tanam yang pendek, petani berpeluang meningkatkan indeks pertanaman hingga lebih dari tiga kali dalam setahun.
Editor : EldeJoyosemito