Momen Tuna Netra Ikut Menikmati Suasana Seru Piala Dunia di Alun-alun Purwokerto
Di tengah antusiasme masyarakat, Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah, mengapresiasi langkah RRI yang menghadirkan siaran Piala Dunia di ruang publik secara inklusif.
Menurutnya, kehadiran RRI dan TVRI sebagai pemegang lisensi siaran Piala Dunia membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati pesta sepak bola terbesar di dunia.
"Hari ini luar biasa. Masyarakat yang sedang menikmati CFD bisa sekaligus berolahraga dan menyaksikan pertandingan bersama. Ini menjadi energi positif bagi semua," katanya.
Ia juga melihat kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif, khususnya bagi anak-anak dan remaja yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional.
Menurutnya, menyaksikan pertandingan kelas dunia dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus berlatih dan mengembangkan bakatnya.
"Siapa tahu dari sini akan lahir pemain-pemain hebat yang suatu saat membela Tim Nasional Indonesia," ujarnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Siti berharap kegiatan nobar dan debar dapat kembali digelar pada fase-fase berikutnya, terutama saat babak semifinal dan final Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam, mengatakan program dengar bareng menjadi salah satu upaya RRI mendekatkan siaran kepada masyarakat sekaligus menghadirkan layanan yang inklusif.
Menurutnya, siaran debar memberikan kesempatan kepada masyarakat yang tidak dapat melihat tayangan televisi untuk tetap mengikuti jalannya pertandingan.
"Kami ingin semua masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang tuna netra, dapat menikmati pesta sepak bola dunia ini," katanya.
Editor: EldeJoyosemito