Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ekshumasi Sutrimo di Banyumas, Dokter Forensik Periksa Tanah hingga Seluruh Organ
Advertisement . Scroll to see content

Banyumas Sandang Predikat Sangat Baik Kabupaten Pangan Aman, Bidik Jadi Role Model Nasional

Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB
  • author Elde Joyosemito
Banyumas Sandang Predikat Sangat Baik Kabupaten Pangan Aman, Bidik Jadi Role Model Nasional
Pemkab Banyumas meraih predikat Level 5 kategori Sangat Baik dalam Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 yang diselenggarakan BPOM. (Foto: Pemkab Banyumas)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.idPemkab Banyumas meraih predikat Level 5 kategori Sangat Baik dalam Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 yang diselenggarakan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Penghargaan tersebut diserahkan Kepala BPOM di Banyumas, Gideon, kepada Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Ruang Joko Kahiman, Kamis (9/7/2026).

Sebelumnya, Kabupaten Banyumas menjadi satu dari 23 kabupaten/kota di Indonesia yang lolos hingga tahap akhir penilaian.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, dr. Dani Esti, mengatakan capaian tersebut menjadi pengakuan atas upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengawasan keamanan pangan sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas perlindungan kesehatan masyarakat.

"Program Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman merupakan langkah nyata untuk memastikan masyarakat memperoleh pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi sehingga dapat mendukung pemenuhan gizi serta perlindungan kesehatan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPOM di Banyumas, Gideon, menyampaikan penghargaan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam membangun sistem pembinaan dan pengawasan obat serta makanan yang terintegrasi.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan tata kelola keamanan pangan yang lebih baik.

"Capaian ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas mampu menghadirkan berbagai kebijakan, program, dan inovasi yang mendukung terwujudnya pangan yang aman, bermutu, dan layak dikonsumsi masyarakat," katanya.

Gideon menjelaskan, penghargaan itu merupakan hasil dari kerja bersama yang dilakukan secara konsisten, mulai dari penyusunan kebijakan daerah, pembinaan pelaku usaha pangan, pemberdayaan masyarakat, penguatan sistem pengawasan, hingga kesiapsiagaan dalam mencegah dan menangani kejadian keracunan pangan.

Meski demikian, ia menegaskan penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir.

"Penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan program pengawasan obat dan makanan. Tantangan ke depan akan semakin kompleks seiring berkembangnya pola produksi, distribusi, dan konsumsi pangan," ujarnya.

Karena itu, BPOM mendorong pemerintah daerah terus memperkuat edukasi kepada masyarakat, meningkatkan kepatuhan pelaku usaha, serta mengembangkan sistem pengawasan pangan berbasis risiko.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyambut baik penghargaan tersebut. Menurutnya, capaian itu menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan standar keamanan pangan.

Ia berharap Banyumas tidak berhenti pada predikat Level 5, tetapi mampu meningkat menjadi Level 6 kategori Unggul sehingga dapat menjadi daerah percontohan nasional dalam penyelenggaraan keamanan pangan.

"Mudah-mudahan penghargaan ini benar-benar dapat diimplementasikan di lapangan sehingga Banyumas layak menjadi kabupaten percontohan dalam penyelenggaraan keamanan pangan," kata Sadewo.

Pemerintah Kabupaten Banyumas menilai penghargaan tersebut menjadi penguat komitmen bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara pemerintah, BPOM, pelaku usaha, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan sistem keamanan pangan yang berkelanjutan sekaligus mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut