Ratusan Siswa Bintara Mulai Pendidikan di SPN Purwokerto, Ada Prosesi Siraman
Ia menegaskan personel SPKT nantinya akan menjadi wajah pertama Polri yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap lulusan dituntut mampu menerima laporan masyarakat secara cepat, memberikan pelayanan yang santun, menghadirkan kepastian hukum, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia dan prinsip-prinsip pelayanan yang humanis.
Dalam amanat tersebut juga dijelaskan bahwa kurikulum pendidikan menggunakan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) yang menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan. Melalui metode ini, peserta didik tidak hanya dituntut memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan, menyelesaikan persoalan, bekerja sama, dan menunjukkan perilaku sesuai nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya.
Kepada para peserta didik, Brigjen Pol Latif menyampaikan sejumlah pesan agar menjalani pendidikan dengan penuh disiplin, memperkuat keimanan, menjaga kesehatan fisik dan mental, membangun semangat belajar, meninggalkan sikap individualistis, serta menjadikan setiap tantangan selama pendidikan sebagai proses membentuk ketangguhan sebagai insan Bhayangkara.
Sementara kepada para kepala SPN, tenaga pendidik, instruktur, dan pengasuh, ia mengingatkan agar penyelenggaraan pendidikan dilakukan secara profesional, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta menghindari segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
"Pendidikan yang keras tidak harus kasar. Latihan yang berat tidak boleh kehilangan martabat. Ketegasan harus membentuk karakter, bukan menumbuhkan dendam,"tegasnya.
Editor : EldeJoyosemito