Sampah Plastik Kini Bisa Ditukar Sembako, Banyumas Uji Coba Skema Insentif di DAS Serayu
Program juga didukung sistem pencatatan digital bank sampah, pelatihan bagi pengelola, kompetisi pengumpulan sampah plastik antar nasabah setiap bulan, serta kegiatan bersih sungai untuk meningkatkan partisipasi warga.
Selain melibatkan masyarakat, program ini diharapkan mampu menarik partisipasi sektor swasta melalui skema Public Private Community Partnership (PPCP).
Pemilik CV Javari, Galih, menyatakan pihaknya tertarik mengadopsi skema bank sampah tersebut karena aktivitas usaha pertanian organik yang dikelolanya juga menghasilkan limbah yang perlu ditangani secara baik.
Keberhasilan program akan dievaluasi melalui sejumlah indikator, antara lain peningkatan jumlah nasabah bank sampah, bertambahnya volume sampah plastik yang ditimbang, tingkat keaktifan nasabah, serta intensitas penyebaran konten edukasi oleh pengelola bank sampah.
Secara jangka panjang, program ini ditargetkan mampu mengurangi kebocoran sampah plastik ke badan air, khususnya Sungai Serayu, sehingga pencemaran yang bermuara ke pesisir selatan Jawa dapat ditekan.
Pelaksanaan program akan dipantau bersama oleh Pokja SOLUSI, BAPPERIDA Kabupaten Banyumas, Sekretariat Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas.
Editor : EldeJoyosemito