Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Warga Grujugan Banyumas Terima Bantuan Beras 30 Kilogram dari Bulog
Advertisement . Scroll to see content

Pertama di Indonesia, Taman Literasi CBP Rupiah Dibangun di Banyumas Manfaatkan Limbah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:40 WIB
  • author Elde Joyosemito
Pertama di Indonesia, Taman Literasi CBP Rupiah Dibangun di Banyumas Manfaatkan Limbah
Bank Indonesia (BI) membangun Taman Literasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di sisi utara Alun-Alun Banyumas. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Bank Indonesia (BI) membangun Taman Literasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah di sisi utara Alun-Alun Banyumas. Taman tersebut menjadi yang pertama di Indonesia yang mengusung konsep literasi kebanksentralan dan Rupiah di ruang terbuka.

Pembangunan taman ditandai dengan peletakan batu pertama pada Minggu (4/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny, Analis Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Rupiah Rony Hartawan, serta Deputi Kepala Perwakilan BI Purwokerto Mahdi Abdillah.

Taman Literasi CBP Rupiah dibangun di atas lahan seluas sekitar 14 x 23,5 meter. Di lokasi yang sama juga akan didirikan Tugu CBP Rupiah dengan ketinggian sekitar delapan meter.

Konsep pembangunan taman ini cukup unik karena mengedepankan prinsip ramah lingkungan. Sejumlah material yang digunakan berasal dari limbah yang telah didaur ulang, termasuk material dari hasil pengolahan uang Rupiah yang sudah tidak layak edar dan telah dihancurkan.

Material tersebut nantinya dimanfaatkan untuk panel-panel edukasi serta ornamen pada tugu. Sementara itu, paving block yang digunakan di area taman akan dibuat dengan memanfaatkan limbah hasil pembakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Adipala, Cilacap.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Deny mengatakan pembangunan taman tersebut merupakan bagian dari upaya BI memperluas layanan sekaligus edukasi kepada masyarakat mengenai Rupiah.

Menurut dia, BI tidak hanya berupaya memastikan ketersediaan uang Rupiah, tetapi juga terus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran dan fungsi mata uang negara tersebut, termasuk di wilayah yang terdampak bencana.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut