Bupati Banyumas Salurkan Bansos Rp195 Juta untuk 26 Penderes Korban Kecelakaan Kerja
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Pemkab Banyumas menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada 26 penderes yang menjadi korban kecelakaan kerja akibat terjatuh dari pohon kelapa.
Bantuan senilai total Rp195 juta tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Pendopo Si Panji Purwokerto, beberapa hari lalu.
Program bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap para penderes yang selama ini menjadi bagian penting dalam sektor ekonomi produktif pengolahan gula kelapa, salah satu mata pencaharian utama masyarakat Banyumas.
Bupati Sadewo Tri Lastiono mengatakan, penerima bantuan terdiri atas 26 penderes yang tersebar di 11 kecamatan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 penderes meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, sedangkan 13 lainnya mengalami luka-luka.
"Bantuan sosial ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga, baik untuk biaya pengobatan maupun biaya pemakaman bagi penderes yang meninggal dunia," kata Sadewo.
Selain memberikan bantuan, ia berharap perhatian dari pemerintah dapat menjadi penyemangat bagi para penderes untuk terus mengembangkan usaha pengolahan gula kelapa yang telah menjadi sumber penghidupan masyarakat Banyumas secara turun-temurun.
Sadewo juga mengingatkan pentingnya keselamatan kerja saat melakukan aktivitas menyadap nira.
Ia mengajak pemerintah desa, kelompok tani, hingga para penderes untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan dengan menggunakan alat pelindung diri yang memadai serta memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum memanjat pohon kelapa.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Banyumas, Joko Siswoyo, menjelaskan bantuan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2026 dan diberikan kepada penderes yang belum mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Besaran bantuan yang diberikan mencapai Rp10 juta bagi penderes yang mengalami luka-luka, sedangkan ahli waris penderes yang meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp5 juta. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp195 juta.
Menurut Joko, para penerima bantuan berasal dari 11 kecamatan, yakni Ajibarang sebanyak dua orang, Cilongok lima orang, Kemranjen dua orang, Pekuncen satu orang, Purwojati satu orang, Rawalo satu orang, Somagede tiga orang, Sumbang satu orang, Sumpiuh tujuh orang, Tambak satu orang, dan Wangon dua orang.
Ia berharap program bantuan sosial bagi penderes dapat terus berlanjut dan diperkuat sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat yang bekerja di sektor berisiko tinggi, sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banyumas.
Editor: EldeJoyosemito