Ekshumasi Sutrimo di Banyumas Libatkan Ahli DNA hingga Toksikologi untuk Ungkap Sebab Kematian
Selain memeriksa jasad, tim forensik turut mengamati kondisi lingkungan makam, jenis dan kontur tanah, ukuran liang lahat, serta mengambil sampel tanah di sekitar lokasi. Berbagai sampel organ dari jenazah juga diambil untuk diuji lebih lanjut di laboratorium guna mendeteksi penyebab sekaligus cara kematian almarhum.
Meskipun sampel telah diamankan, tim forensik belum dapat menarik kesimpulan instan karena seluruh spesimen masih harus melalui uji laboratorium. Pemeriksaan mendalam ini diharapkan mampu memperjelas apakah kematian Sutrimo terjadi secara alamiah atau terdapat indikasi tidak alamiah.
Proses ekshumasi ini sendiri telah mendapatkan izin dan persetujuan resmi dari keluarga almarhum, dan Polda Metro Jaya berjanji akan menyampaikan perkembangan perkara secara transparan setelah hasil analisis tim ahli keluar.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar