Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Polwan, Polresta Salurkan 10.000 Liter Air Bersih ke Warga 
Advertisement . Scroll to see content

Warga Cindaga Tolak Tambang Pasir Mesin Sedot, Takut Terjadi Longsor

Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:32 WIB
  • author Elde Joyosemito
Warga Cindaga Tolak Tambang Pasir Mesin Sedot, Takut Terjadi Longsor
Ratusan warga, termasuk kaum ibu, menggelar aksi penolakan aktivitas penambangan pasir menggunakan mesin penyedot di Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen. (Foto: Istimewa)

Ia menyebut puluhan truk pengangkut pasir setiap hari melewati jalan desa. Jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 50 truk berukuran besar.

“Bisa dibayangkan bagaimana jalan yang dilewati truk tersebut,” ujarnya.

Sarno mengatakan aksi penolakan dilakukan setelah warga sebelumnya menempuh jalur dialog dengan pemerintah desa dan pihak penambang.

Menurut dia, pertemuan tersebut sempat menghasilkan kesepakatan. Namun, warga menilai kesepakatan tersebut tidak dijalankan sehingga mereka memilih melakukan aksi terbuka.

“Kami sudah melalui jalur prosedural, sudah bertemu dengan Pemdes dan pihak penambang, bahkan sudah ada kesepakatan. Namun, akhirnya kesepakatan itu tetap dilanggar,” katanya.

Warga kemudian memasang patok dan portal sebagai bentuk penolakan. Mereka juga meminta pemerintah mulai tingkat desa hingga provinsi turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami atas nama warga meminta tolong kepada Pemdes, kecamatan, kabupaten, maupun provinsi agar mendengarkan suara kami,” ujar Sarno.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut