Gercep, Kemdiktisaintek Tunjuk Prof Ali Rokhman Jadi Plt Rektor Unsoed
"Kami tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum pidana maupun penyalahgunaan kewenangan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kasus ini harus menjadi peringatan keras bagi seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk memperkuat pengawasan serta memastikan integritas dan tata kelola yang transparan," tegas Prof Badri.
Selain menjaga keberlangsungan operasional kampus, Prof Ali Rokhman juga akan mengawal proses pemilihan rektor definitif Unsoed sesuai ketentuan senat dan tata cara yang berlaku.
Sementara itu, Prof Ali Rokhman mengaku siap mengemban amanah sebagai Plt Rektor Unsoed. Dia berkomitmen menjaga stabilitas kampus dan memastikan pelayanan kepada seluruh civitas akademika tidak terganggu selama masa transisi.
"Ini suatu amanah yang luar biasa di tengah kondisi yang meliputi Unsoed. Langkah pertama yang diambil adalah memastikan semua kegiatan pelayanan terhadap mahasiswa, alumni, dosen, dan mitra berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi berlangsung dengan lancar," ujar Prof Ali.
Menurut dia, kelancaran pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi prioritas yang harus dijaga agar aktivitas akademik Unsoed tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Prof Ali juga menyatakan akan mendukung sepenuhnya proses penegakan hukum yang sedang berlangsung serta berupaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Unsoed.
Terkait langkah strategis dan kemungkinan penyesuaian struktur di internal kampus, menurut dia, hal tersebut akan dibahas dan dirumuskan lebih lanjut dalam waktu dekat.
"Kami mengajak seluruh civitas akademika Unsoed untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas, dan bersama-sama memastikan kegiatan perkuliahan maupun riset tetap berjalan dengan baik," katanya.
Editor : EldeJoyosemito