Polisi Ekshumasi Jenazah Pelajar 14 Tahun di Banyumas, Diduga Tewas Dipukul Balok
"Hal tersebut yang sementara ini sedang kita cari, apakah itu sebagai penyebab daripada kematian korban," kata Sitowati.
Kasus tersebut bermula ketika korban dibawa ke rumah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun, setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan sudah tidak bernapas.
Keluarga selanjutnya memakamkan korban. Pada saat itu, keluarga belum berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai dugaan kekerasan yang mungkin dialami korban.
Polisi kemudian memperoleh informasi mengenai dugaan kekerasan di kawasan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan, yang diduga berkaitan dengan kematian korban. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan.
Dugaan kekerasan semakin menguat setelah keluarga melihat kondisi korban ketika hendak dimandikan sebelum pemakaman. Saat itu ditemukan luka berupa benjolan pada bagian kepala.
"Kesimpulan awal kami sebelum kami autopsi, pada saat korban dimandikan, saat akan dimakamkan terdapat luka di kepala, benjol, namun tidak mengeluarkan darah. Hanya darah kering saja," ungkap Sitowati.
Polisi menduga luka tersebut berkaitan dengan kematian korban sehingga ekshumasi dan autopsi dilakukan untuk mendapatkan bukti medis.
Editor: EldeJoyosemito