Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap
Advertisement . Scroll to see content

113 Hektare Tanah Eks HGU PT Djeruklegi di Cilacap Disiapkan untuk Redistribusi

Sabtu, 12 September 2026 | 13:04 WIB
  • author Elde Joyosemito
113 Hektare Tanah Eks HGU PT Djeruklegi di Cilacap Disiapkan untuk Redistribusi
Pemkab Cilacap bersama Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) membahas penataan tanah eks Hak Guna Usaha (HGU) Nomor 1 PT Djeruklegi. (Foto: Pemkab Cilacap)

Dia menjelaskan, lahan tersebut sebelumnya merupakan bagian dari HGU Nomor 1 PT Djeruklegi. Dalam perkembangannya, sekitar 50,5 hektare sempat dikelola PT Adiwiyata Pancaarga, sedangkan 62,5 hektare lainnya telah diserahkan kepada Pemkab Cilacap.

PT Adiwiyata Pancaarga kemudian mengembalikan sisa lahan seluas 50,5 hektare kepada Pemkab Cilacap pada 4 Februari 2008. Status aset pemerintah daerah atas lahan tersebut kini menjadi salah satu fokus pembahasan dalam penataan reforma agraria.

Dari sisi administrasi perpajakan, sebanyak 644 bidang dengan luas sekitar 70,45 hektare telah memiliki Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT). Sementara 251 bidang lainnya dengan luas sekitar 36,5 hektare belum memiliki SPPT.

“Adapun yang menjadi topik rapat hari ini adalah penentuan aset Pemda pada tanah seluas 50,5 hektare,” ujar Andri.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Bank Tanah Hakiki Sudrajat mengatakan, 895 bidang yang telah diusulkan belum otomatis ditetapkan sebagai objek redistribusi. Data tersebut masih harus melalui proses identifikasi dan verifikasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan reforma agraria.

“Untuk 895 bidang nanti ada tim yang akan melakukan identifikasi, apakah masuk persyaratan atau tidak,” ujarnya.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut