Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap
Advertisement . Scroll to see content

Menelusuri Jejak Energi Bersih dari Sawah hingga Pesisir Cilacap

Minggu, 13 September 2026 | 07:40 WIB
  • author Elde Joyosemito
Menelusuri Jejak Energi Bersih dari Sawah hingga Pesisir Cilacap
Matahari menjadi sumber energi yang semakin penting bagi warga di sejumlah wilayah pinggiran Cilacap. (Foto: iNewsPurwokerto)

Bagi masyarakat, keberadaan sumber energi bersih menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan di wilayah yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri.

Dari Bank Sampah hingga Kampoeng Kepiting

Model berbeda terlihat di Kelurahan Kutawaru, Kecamatan Cilacap Tengah. Di kawasan pesisir ini, energi terbarukan dipadukan dengan aktivitas ekonomi masyarakat dan pengelolaan lingkungan.

PLTS dimanfaatkan antara lain untuk mendukung operasional bank sampah dan pompa aerasi di Kampoeng Kepiting.

PLTS yang memiliki kapasitas 13 kWp tersebut menghasilkan penghematan biaya listrik sekitar Rp27,4 juta. Penggunaan energi surya juga berkontribusi terhadap reduksi emisi karbon sebesar 17,84 ton CO₂e setiap tahun.

Dampak ekonomi program DEB di Kutawaru bahkan terlihat cukup besar. Total pendapatan kelompok penerima manfaat mencapai sekitar Rp958 juta per tahun.

Ketiga wilayah tersebut memperlihatkan bahwa energi bersih dapat diterapkan sesuai dengan karakter masyarakat dan potensi lokal. Di Kalijaran, energi surya menopang sektor pertanian. Di Bondan, PLTS membantu memenuhi kebutuhan energi masyarakat pesisir. Sementara di Kutawaru, EBT terhubung dengan pengelolaan lingkungan dan kegiatan ekonomi.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut