Hari Tani Nasional, Ratusan Petani Cilacap Gelar Aksi Kawal Pelaksanaan Reforma Agraria
Dalam audiensi, para petani juga menyampaikan sejumlah persoalan agraria yang selama ini menjadi perhatian STaM. Persoalan tersebut antara lain redistribusi tanah, penyelesaian tanah yang menjadi objek reforma agraria, serta perlindungan terhadap masyarakat yang memperjuangkan hak atas tanah.
Di Cilacap, STaM turut mengawal tanah objek reforma agraria (TORA) di sejumlah wilayah, termasuk di lima desa yang berada di Kecamatan Cipari.
Sementara itu, Kepala Kantor ATR/BPN Cilacap Andri Kristanto menyampaikan upaya pemerintah mempercepat pendaftaran dan sertifikasi tanah. Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Cilacap ditargetkan menyelesaikan 23.000 bidang tanah pada Oktober 2026.
Hingga akhir Agustus 2026, sekitar 18.000 bidang tanah disebut telah masuk dalam proses penyelesaian.
Andri mengatakan percepatan pendaftaran tanah dilakukan untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat terhadap kepemilikan tanah. Berbagai persoalan pertanahan yang disampaikan petani juga tetap ditampung untuk selanjutnya ditindaklanjuti sesuai ketentuan administrasi pertanahan.
Aksi dan audiensi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Tani Nasional 2026 di Cilacap. Para petani menilai pengesahan payung hukum reforma agraria harus menjadi awal dari langkah konkret agar kebijakan tersebut benar-benar berjalan dan memberikan manfaat di lapangan.
Editor: EldeJoyosemito