Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kombes Dhovan Oktavianton Jadi Kapolresta Banyumas Gantikan Kombes Petrus
Advertisement . Scroll to see content

Salat Istisqa Digelar di Sejumlah Titik di Kota Purwokerto, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:37 WIB
  • author Elde Joyosemito
Salat Istisqa Digelar di Sejumlah Titik di Kota Purwokerto, Ikhtiar Memohon Turunnya Hujan
Salat Istisqa digelar di sejumlah titik di Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, pada Senin (12/10/2026), sebagai ikhtiar doa memohon turunnya hujan. (Foto: Istimewa)s

Kegiatan tersebut melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Pelaksanaan Salat Istisqa merupakan tindak lanjut arahan Lajnah Pendidikan Menengah (LPM) Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto melalui surat pemberitahuan tertanggal 9 Oktober 2026.

Di kompleks SMP–SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, salat dipimpin Ustaz Dr. Darsitun sebagai imam, kemudian dilanjutkan khutbah oleh Ustaz Dr Rofik Anhar dari Lajnah Dakwah dan Kaderisasi.

Sementara itu, pelaksanaan di lingkungan AABS Putra dan Putri dilakukan secara terpisah. Kegiatan diawali dengan pembekalan mengenai tata cara serta hikmah Salat Istisqa kepada para siswa.

Ketua LPM Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto, Ustaz Fahmi Abdul Karim Altway, mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana ibadah bersama, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter spiritual bagi peserta didik.

“Melalui Salat Istisqa ini, kami ingin menanamkan kepada para siswa bahwa setiap persoalan kehidupan harus dihadapi dengan ikhtiar, doa, dan tawakal kepada Allah SWT. Di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan, kita memohon agar Allah menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan. Ini sekaligus menjadi pembelajaran nyata bagi siswa untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Fahmi.

Menurut dia, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga perlu membangun kesadaran spiritual, kepedulian terhadap lingkungan, dan kepekaan terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Kepala SMA AABS Purwokerto, Ustaz Eko Suwardi menambahkan, keterlibatan siswa dalam Salat Istisqa menjadi bagian dari pembelajaran agama yang diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin siswa tidak hanya memahami Salat Istisqa melalui teori di kelas, tetapi juga merasakan langsung bagaimana umat Islam diajarkan untuk merespons keadaan dengan doa dan penghambaan kepada Allah SWT,” katanya.

Editor: EldeJoyosemito

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut