Kerasnya ledakan mengakibatkan bagian dalam dapur mengalami kerusakan parah. Sejumlah material atap runtuh dan kaca jendela pecah berserakan. Sedikitnya 10 pekerja dilaporkan terluka dan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.
Sebagian besar korban mengalami luka akibat serpihan kaca serta tertimpa material bangunan. Selain perawatan luka fisik, para pekerja yang berada di lokasi juga menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk pengecekan pendengaran akibat dampak suara ledakan.
Pengelola SPPG menyampaikan klarifikasi awal bahwa sumber ledakan bukan berasal dari kebocoran tabung LPG. Dugaan sementara mengarah pada mesin pengering ompreng yang sedang dalam tahap uji coba.
Saat ini area dapur telah dipasangi garis polisi. Aparat Polresta Banyumas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab teknis kerusakan mesin yang memicu ledakan tersebut.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
