Pencarian dilakukan dengan menyisir garis pantai dan memantau area perairan yang diduga menjadi lokasi kedua korban terbawa arus. Sejumlah personel dari berbagai unsur terlibat dalam operasi tersebut.
Untuk mendukung pencarian, Basarnas mengerahkan sejumlah peralatan, antara lain satu unit Rescue Car Carrier, satu set peralatan air, satu unit Landing Craft Rubber (LCR), satu set peralatan medis, serta empat set alat komunikasi.
Meski pencarian telah dilakukan hingga malam hari, kedua korban belum berhasil ditemukan. Hingga pukul 20.00 WIB, operasi SAR belum membuahkan hasil.
Kondisi gelap dan kuatnya arus laut menjadi kendala utama dalam proses pencarian. Demi keselamatan personel di lapangan serta keterbatasan jarak pandang pada malam hari, operasi SAR kemudian dihentikan sementara.
Anggota Tim Basarnas Cilacap, Fajar Wajdi, mengatakan pencarian akan kembali dilanjutkan pada Jumat (5/6/2026) pagi dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan yang berada di lokasi.
"Pencarian terhadap dua korban yang masih hilang akan dilanjutkan kembali pada esok hari dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan dan menyesuaikan kondisi cuaca di lapangan," ujar Fajar.
Operasi pencarian dijadwalkan kembali dimulai pukul 07.00 WIB dengan fokus penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan area yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
