"Karena memang di sini dilalui Sungai Citanduy. Sungai Citanduy ini habitat di mana ikan sidat bertelur," ujarnya.
Pada 2024, Pertamina mulai memberikan fasilitas kolam pembesaran sekaligus pelatihan kepada warga. Pendampingan dilakukan dengan menggandeng Koperasi Mina Sidat yang memiliki pengalaman dalam budidaya komoditas tersebut.
"Sebelumnya itu masyarakat di sini sama sekali tidak tahu cara budidaya ikan sidat. Jadi dari Pertamina kita kasih fasilitas kolam, lalu kita kasih juga pelatihan," jelas Ita.
Tak Berhenti di Kolam
Program pemberdayaan sidat di Sidamukti kini diarahkan agar memberikan manfaat ekonomi dari hulu hingga hilir.
Jika sebelumnya warga hanya memikirkan bagaimana membesarkan ikan, kini mereka mulai belajar mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah.
Besarnya minat terhadap produk olahan membuat Pertamina berencana membangun rumah produksi. Selama ini proses pengolahan masih dilakukan di rumah-rumah warga.
"Nah, karena permintaan sangat banyak dan juga karena memang peminatnya banyak banget, jadi kita akhirnya membuatkan rumah produksi," kata Ita.
Editor : EldeJoyosemito
Artikel Terkait
