Pertalite Subsidi Diduga Ditimbun untuk Dijual Lagi, Polisi Ungkap Dua Kasus

Elde Joyosemito
Polresta Banyumas mengungkap dua kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – Polresta Banyumas mengungkap dua kasus dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Polisi menyita sekitar 195 liter Pertalite yang diduga dikumpulkan untuk dijual kembali kepada pengecer dengan harga lebih tinggi.

Pengungkapan dilakukan Unit IV Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyumas pada Selasa (27/10/2026), setelah petugas menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan penampungan dan penjualan kembali BBM bersubsidi.

Dalam kasus pertama, polisi menghentikan pengendara sepeda motor Suzuki Thunder berinisial TW yang membawa keranjang berisi lima jeriken berkapasitas masing-masing 30 liter. Dari pemeriksaan, dua jeriken diketahui berisi Pertalite dengan total sekitar 60 liter, sedangkan tiga lainnya kosong.

Berdasarkan pemeriksaan awal, TW diduga membeli Pertalite secara bertahap di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Bumiayu. BBM tersebut kemudian dipindahkan dari tangki sepeda motor ke jeriken menggunakan selang untuk dijual kepada pengecer.

Kasus kedua terungkap di wilayah Kecamatan Pekuncen. Petugas mendapati pengendara sepeda motor Honda Verza yang membawa lima jeriken berisi Pertalite dengan total sekitar 135 liter.

Modus yang diduga digunakan serupa. BBM dibeli secara bertahap di sejumlah SPBU di wilayah Bumiayu, kemudian dipindahkan ke dalam jeriken sebelum dijual kembali kepada pengecer di Pekuncen.

Dalam kedua perkara tersebut, Pertalite diduga dibeli dengan harga sekitar Rp10.000 per liter dan dijual kembali dengan harga lebih tinggi. Selisih harga pembelian dan penjualan itu diduga menjadi sumber keuntungan.

Editor : EldeJoyosemito

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network