Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Skandal Seks Orang Dekat PM Narendra Modi Guncang India, Punya 3.000 Foto dan Video Aktivitas Seks
Advertisement . Scroll to see content

Viral Istri Dituduh Selingkuh, Dipukuli Warga dan Diarak Sambil Gendong Suami Keliling Desa

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:35 WIB
  • author Muhaimin, Sindonews
Viral Istri Dituduh Selingkuh, Dipukuli Warga dan Diarak Sambil Gendong Suami Keliling Desa
Seorang istri awalnya dilucut pakaiannya lalu dipukuli massa dan dipaksa menggendong suaminya keliling desa setelah dia dituduh berselingkuh. (Foto: Screenshot NDTV)

DEWAS, iNews.id - Warga dari suku di India memukuli seorang istri di tempat umum karena diduga tertangkap tangan dengan selingkuh. Bahkan istri tersebut juga diminta untuk menggendong suaminya keliling desa hingga membuat geger warganet.

Peristiwa penganiayaan ini pun direkam para saksi dan pelaku, hingga video tersebut viral. Akibat aksi main hakim sendiri, polisi Madhya Pradesh telah menangkap sebanyak 12 orang terkait serangan terhadap perempuan berusia 32 tahun tersebut.

Dalam tayangan salah satu video menunjukkan korban dipukuli suaminya dan beberapa pria lain. Korban juga dicambuk dengan sabuk sebelum dipermalukan dengan karangan bunga yang terbuat dari sepatu.

Setelah tak berdaya, korban lalu diarak keliling desa. Sang suami bahkan terlihat menarik rambutnya dan meninjunya saat dia jatuh ke tanah akibat pukulan. 

Seorang perempuan yang lebih tua dan pria tua lainnya mencoba melindungi korban, tapi gagal. Ironisnya, hampir semua orang menonton tanpa campur tangan, bahkan dengan gembira merekam adegan kekerasan itu dengan kamera ponsel. Insiden tersebut terjadi di Desa Borpadav di distrik Dewas pada hari Minggu.

Korban awalnya dilucuti sebagian pakaiannya, sebelum dipukuli massa. Korban, yang merupakan ibu dari tiga anak itu dihukum oleh para pria suku setelah dituduh berselingkuh. 

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut