Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Festival Gunung Slamet 2026 Jadi Ajang Promosi Desa Wisata dan UMKM Purbalingga
Advertisement . Scroll to see content

Melihat Konservasi Kantong Semar, Tanaman Langka Endemik Gunung Slamet

Kamis, 21 Oktober 2021 | 20:00 WIB
  • author Aryo Rizqi
Melihat Konservasi Kantong Semar, Tanaman Langka Endemik Gunung Slamet
Tanaman endemik Gunung Slamet, Kantong Semar dengan nama latin Nepenthes Adrianii kondisinya semakin memprihatinkan dan terancam punah akibat perburuan. (Foto : Aryo Rizqi/iNews.id).

PURWOKERTO, iNews.id - Tanaman endemik Gunung Slamet, Kantong Semar dengan nama latin Nepenthes Adrianii kondisinya semakin memprihatinkan dan terancam punah akibat perburuan. Upaya penyelamatan tanaman langka yang jumlahnya semakin menipis ini terus dilakukan oleh pegiat konservasi dari Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) di Kota Purwokerto dan beberapa elemen.

"Kita melakukan konservasi sejumlah tanaman Kantong Semar endemik Gunung Slamet karena pada tahun 2015, tanaman ini sudah dinyatakan sebagai tanaman langka. Tanaman jenis spesies Nepenthes Adrianii ini keberadaaannya di hutan Gunung Slamet itu sudah sekitar 2.600 pohon," kata Rizqi Nurzamali, pegiat lingkungan dari Mahupa, Universitas Wijayakusuma (Unwiku) Purwokerto kepada wartawan, Kamis (21/10/2021).

Upaya yang dilakukan teman teman Mapala diantaranya dengan memperbanyak tanaman Kantong Semar yang merupakan tanaman karnivora di green house pembudidayaan yang dibangun bersama di area Baturraden Adventure Forest. Saat ini,dari hasil konservasi tersebut, pihaknya telah memiliki anakan tanaman Kantong Semar yang berjumlah sekitar dari 300 pohon.

"Yang ada di green house itu total kita punya kurang dari 300, karena seiring berjalannya waktu ada beberapa yang mati. Tapi ketika kita bandingkan dengan Balai Konservasi di Kebun Raya Baturraden, jumlah yang kita miliki masih lebih banyak," ujarnya.

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut