Mayor Jenderal Rudini Ditunjuk Soeharto Jadi KSAD, 3 Jenderal Senior dan Usulan Ibu Tien pun Kandas

Himawan dan pasukannya berhasil menghancurkan kekuatan pemberontak Andi Selle di Pinrang. Bahkan, Himawan menyelamatkan nyawa M Jusuf dari tembakan pasukan Andi Selle. Jusuf yang saat itu menjabat Pangdam Hasanuddin nyaris direnggut maut usai perundingan damai dengan Selle gagal hingga akhirnya berujung baku tembak.
Namun, faktanya dari tiga jenderal tersebut, tak satu pun yang ditunjuk menjadi KSAD. Sosok yang terpilih justru orang termuda dari tiga jenderal itu yakni Mayjen Rudini yang menempuh pendidikan militer di Breda, Belanda.
Jusuf menjelaskan, nama Rudini keluar langsung dari mulut Presiden Soeharto. Tugasnya hanya memanggil mantan Komandan Batalyon 401/Banteng Raiders itu untuk menghadap ke rumahnya di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat.
Saat itu Rudini benar-benar tak tahu mengapa dirinya dipanggil Panglima. Dia pun berdebar menunggu perintah Jenderal Jusuf. Ia terkejut ketika diberitahu telah ditunjuk sebagai Kasad.
“Kamu nanti menggantikan Poniman sebagai Kasad. Pelantikan oleh Presiden akan dilakukan dua hari lagi di Isana Negara,” kata Jusuf sebagaimana terdapat dalam buku tersebut dikutip Sabtu (20/11/2021).
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta