Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Tugas Khusus dari Prabowo Tangani Papua, Gibran bakal Berkantor di Sana
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Prajurit Kopassus Sembunyi di Tumpukan Mayat Agar Lolos Dari Serangan Belanda di Papua

Kamis, 15 September 2022 | 10:48 WIB
  • author Sindonews, Sucipto
Kisah Prajurit Kopassus Sembunyi di Tumpukan Mayat Agar Lolos Dari Serangan Belanda di Papua
Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tak hanya hebat dalam pertempuran, tapi juga dalam hal penyamaran. (Foto: Penkopassus).

JAKARTA, iNewsPurwokerto.id – Aksi perebutan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari tangan Belanda di tanah Papua pernah dilakukan oleh prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Bahkan, pasukan elite TNI AD yang sebelumnya bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) ini rela tidur selama lima hari di tengah tumpukan mayat.

Belanda pada saat itu bahkan tak dapat berkutik dengan keberanian pasukan Kopassus, hingga menyerah dan angkat kaki dari tanah Papua hingga Papua kembali kepangkuan Ibu Pertiwi. 

Tak hanya sampai situ, usai Belanda angkat kaki dari NKRI, prajurit Kopassus kembali dihadapkan aksi kelompok bersenjata peninggalan Belanda yang memberontak dan ingin memisahkan diri dari Indonesia.

Dalam buku “Sintong Panjaitan: Perjalanan Prajurit Para Komando” dikisahkan bagaimana Sintong harus berjuang keras menundukkan kelompok pemberontak Lodewijk Mandatjan yang mengacau di Papua. 

Pemberontakan itu menyebabkan 14.000 orang terpaksa masuk ke hutan untuk menghindari kekerasan oleh kelompok bersenjata Lodewijk. Perjuangan Sintong pun melakukan pembersihan dan pengamanan hingga berhasil. 

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut