Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perjuangan Mia, Ibu Hamil yang Rela Motoran 13 Jam Demi Mudik dari Tangerang ke Cilacap
Advertisement . Scroll to see content

Mengenal Stasiun Kroya di Film Kereta Api Terakhir, Salah Satu Stasiun Tersibuk di Pulau Jawa

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 09:24 WIB
  • author Arbi Anugrah
Mengenal Stasiun Kroya di Film Kereta Api Terakhir, Salah Satu Stasiun Tersibuk di Pulau Jawa
Mengenal Stasiun Kroya di Film Kereta Api Terakhir, Salah Satu Stasiun Tersibuk di Pulau Jawa. Foto: tangkapan layar YouTube.

CILACAP, iNewsPurwokerto.id - Stasiun Kroya yang berada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menjadi stasiun pertemuan antara jalur kereta api lintas selatan dari arah Bandung-Tasikmalaya dengan jalur kereta api lintas Utara dari arah Cirebon-Purwokerto. Pertemuan dua lintasan ini menjadikan stasiun Kroya merupakan salah satu stasiun yang memiliki tingkat lalu lintas KA tersibuk di Pulau Jawa.

Dirangkum dari berbagai sumber pada Jumat (14/10/2022), stasiun Kroya yang berada di Desa Bajing, Kecamatan Kroya ini pernah populer di tahun 1981 dalam film Kereta Api terakhir yang disutradarai oleh Mochtar Soemodimedjo dan dibintangi oleh Deddy Sutomo dan Gito Rollies. Film ini sendiri diambil dari sebuah novel Kereta Api Terakhir ke Jogjakarta berjudul 'Roman Revolusi 45 karya Pandir Kelana'.


Stasiun Kroya. Foto: Walkpedia

 

Sebuah kisah perjuangan bangsa Indonesia dengan latar belakang gagalnya Perjanjian Linggarjati. Film ini penuh dengan cerita romantik, baik terhadap kepahlawanan, maupun kisah cinta ayam dibaliknya. 

Stasiun Kroya merupakan stasiun besar tipe B yang diperkirakan sudah ada sejak 20 Juli 1887, di mana ketika itu dilakukan pembangunan jalur kereta api Cilacap–Kroya–Kutoarjo–Yogyakarta. Pembangunan jalur ini juga semakin meluas pada 1 Juli 1916, di mana jalur kereta api Prupuk–Kroya dibangun untuk menjaring penumpang dari wilayah Kota Cirebon.

Sejak kereta api Eendaagsche Expres (ekspres satu hari) diresmikan oleh Staatsspoorwegen (SS) pada 1 November 1929, stasiun Kroya juga digunakan sebagai tempat penggabungan rangkaian Eendaagsche Expres yang melayani rute Batavia-Soerabaja pp dengan pengumpannya (KA feeder) yang datang dari arah Bandung.

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut