Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Warga Grujugan Banyumas Terima Bantuan Beras 30 Kilogram dari Bulog
Advertisement . Scroll to see content

8 Penambang Emas di Banyumas Terjebak Dalam Lubang Tambang, Sudah 12 Jam Lebih

Rabu, 26 Juli 2023 | 14:20 WIB
  • author Arbi Anugrah
8 Penambang Emas di Banyumas Terjebak Dalam Lubang Tambang, Sudah 12 Jam Lebih
8 Penambang Emas di Banyumas Terjebak Dalam Lubang Tambang, Sudah 12 Jam. Foto: Arbi Anugrah

"Pukul 22.00 WIB sudah ada informasi bahwa ada air yang mulai mengalir dari lokasi sebelah dan ini kemudian dilaporkan pukul 04.00 WIB dan sekitar pukul 07.00 WIB dilaporkan ke Polresta. Kami langsung melakukan langkah-langkah upaya evakuasi dan koordinasi denban stakeholder terkait," ujarnya.

Sedangkan untuk kondisi para penambang, ia mengungkapkan jika pihaknya belum mengetahui secara pasti. Sebab, saat ini pihaknya bersama Basarnas Cilacap sedang melakukan asesmen dan penyedotan air dari dalam lubang tambang.

"Kondisi terakhir korban, kita belum tahu, kita berdoa saja semoga korban masih bisa kita evakuasi dalam keadaan selamat," jelasnya.

Kapolresta juga menyebut jika tambang emas yang dikelola masyarakat ini merupakan tambang emas ilegal dan tidak berizin.

"Ini adalah tambang emas, tentunya ini tidak berizin dan ini sedang kita lakukan pendataan seluruhnya," jelasnya.

Sementara menurut Amin Riyanto, Koordinator lapangan Basarnas Cilacap mengatakan jika pihaknya saat ini masih melakukan asesmen terkait kedalaman.

"Karena ada kebocoran, jadi melakukan pembendungan dari kebocoran itu sendiri kalau bisa didapatkan kita lakukan penyedotan. Namun jika upaya ini tidak berhasil, kita lakukan penyelaman menyesuaikan kedalaman dan kemampuan personil," jelasnya.

 

Editor: Arbi Anugrah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut