Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bos Kafe di Hanoi Usir Turis Yahudi, Kami Tidak Terima Tamu dari Israel
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Perang Nabi dengan Kaum Yahudi yang Selalu Takut dan Sembunyi

Kamis, 17 Maret 2022 | 16:30 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Sejarah Perang Nabi dengan Kaum Yahudi yang Selalu Takut dan Sembunyi
Dalam sejarah peperangan para nabi dengan kaum Yahudi tersebut, apakah pernah Yahudi berperang kontak fisik langsung dengan pasukan Islam?. (Foto: Dailymail)

4. Yahudi Khaibar.

Mereka ini sebenarnya Bani Nadhir, Yahudi paling licik, mereka inilah otak sebenarnya perang Ahzab (khondaq). Para tokoh mereka keliling ke suku-suku Arab untuk mensponsori perang ahzab, mereka ini juga yang memprovokasi Bani Quraizhah untuk berkhianat. Akhir kata mereka diserang kaum muslimin dan seperti biasanya mereka menyerah tanpa ada peperangan.

Jadi intinya kaum Yahudi Jubanaa atau penakut. Maka tak ada alasan kaum muslimin takut dengan mereka.

Ustadz Johan Saputra Halim juga menyebutkan: "Meskipun Israel punya Iron Dome, suara sirine dan rudal-rudal yang melayang di atas kepala mereka, pastinya bikin mereka gak bisa tidur tiap malam karena rasa takut yg menggerogoti jiwa mereka. Itu sudah cukup menjadi azab  di dunia  sebelum di akhirat  jika mereka tak bertobat," tulisnya. 

وَظَنُّوٓاْ أَنَّهُم مَّانِعَتُهُمۡ حُصُونُهُم مِّنَ ٱللَّهِ فَأَتَىٰهُمُ ٱللَّهُ مِنۡ حَيۡثُ لَمۡ يَحۡتَسِبُواْۖ وَقَذَفَ فِي قُلُوبِهِمُ ٱلرُّعۡبَۚ...

"...dan mereka pun menyangka, benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan (siksaan) kepada mereka dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah menanamkan rasa takut ke dalam hati mereka..." [Al-Hasyr: 2].

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut