get app
inews
Aa Text
Read Next : PMI Banyumas Sanggup Kirim Plasma Darah dan Raih Dana hingga Rp2,5 Miliar Lebih

Viral Kasus Pemukulan Anak, Polresta Banyumas Lakukan Mediasi 

Minggu, 22 Februari 2026 | 10:29 WIB
header img
Polresta Banyumas memediasi kasus dugaan pemukulan terhadap seorang anak yang videonya sempat viral di TikTok dalam dua hari terakhir. (Foto: Istimewa)

PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id - Polresta Banyumas memediasi kasus dugaan pemukulan terhadap seorang anak yang videonya sempat viral di TikTok dalam dua hari terakhir.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi, mengatakan pihaknya segera melakukan penelusuran setelah video tersebut beredar luas. 

Polisi mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi peristiwa.

“Setelah video beredar, kami langsung melakukan klarifikasi dan mendatangi lokasi guna memastikan duduk perkara yang sebenarnya,” ujar Kombes Petrus di Purwokerto, Minggu (22/2/2026) dini hari.

Berdasarkan hasil pendalaman, peristiwa itu terjadi di Lapangan Desa Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. 

Insiden tersebut melibatkan seorang pelajar berinisial KKA yang diduga mengalami pukulan di bagian belakang kepala saat berada di lokasi bersama rekannya.

Untuk mencegah persoalan meluas, polisi menghadirkan orang tua kedua belah pihak serta perangkat desa dalam proses mediasi. Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya penyelesaian secara kekeluargaan.

“Melalui mediasi yang kami fasilitasi, korban dan pihak terduga pelaku telah mencapai kesepakatan damai. Korban juga menyatakan tidak akan melanjutkan peristiwa ini ke proses hukum,” kata Kombes Petrus.

Kesepakatan damai itu dituangkan dalam surat pernyataan bersama sebagai bentuk komitmen agar persoalan tidak berlanjut di kemudian hari.
 

Editor : EldeJoyosemito

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut