Mantap! Seluruh Atlet KONI Banyumas Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
PURWOKERTO, iNewsPurwokerto.id – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto memastikan seluruh atlet yang tergabung dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Banyumas akan mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek).
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Purwokerto, Vinca Meitasari, mengatakan perlindungan tersebut tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga atlet dan pelatih yang memiliki risiko tinggi dalam menjalankan aktivitas profesionalnya.
“BPJS Ketenagakerjaan mencakup seluruh profesi, termasuk atlet dan pelatih yang membutuhkan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja. Kami menyasar semua segmen, baik formal maupun informal, agar seluruhnya terlindungi,” ujarnya usai sosialisasi Program Jamsostek di Sekretariat KONI Banyumas, Rabu (25/2/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan KONI Banyumas untuk memastikan perlindungan bagi seluruh atlet dan pelatih, khususnya yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Porprov) XVII Tahun 2026.
Menurut Vinca, seluruh atlet yang akan berlaga di Porprov mendatang ditargetkan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sehingga mendapatkan perlindungan selama masa persiapan hingga pelaksanaan kompetisi.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya peningkatan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) di Banyumas. Hingga saat ini, capaian kepesertaan baru mencapai 37,9 persen dari target 49 persen yang ditetapkan hingga akhir 2026.
“Implementasi ini menjadi langkah kami untuk memperluas perlindungan tenaga kerja di Banyumas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Kami optimistis target 49 persen dapat tercapai,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Banyumas, Arie Suprapto, menegaskan pihaknya berkewajiban memberikan perlindungan kepada atlet dan ofisial selama mengikuti kegiatan, termasuk mengantisipasi risiko kecelakaan saat pertandingan maupun perjalanan.
“Kami mengikutsertakan sekitar 550 atlet dan ofisial dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Ini bentuk tanggung jawab kami agar mereka tetap aman selama menjalani kompetisi,” ujarnya.
Ia menambahkan, program perlindungan tersebut berlaku selama 10 bulan, dimulai pada Maret dan disesuaikan dengan masa latihan serta jadwal pelaksanaan Porprov 2026.
Editor : Elde Joyosemito