Kaprodi Ilkom Amikom Purwokerto Jadi Guest Lecturer di Misamis University Filipina
“Meski Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi, bahasa Inggris digunakan secara luas sebagai lingua franca, baik di dunia pendidikan maupun sektor profesional,” ujarnya.
Ade menambahkan, penguasaan bahasa Inggris menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja, terutama di perusahaan multinasional atau pekerjaan yang melibatkan interaksi lintas negara. Selain itu, bahasa Inggris juga banyak digunakan dalam media massa dan platform digital.
Dalam sektor pariwisata, lanjutnya, kemampuan berbahasa Inggris menjadi kebutuhan penting, mengingat Indonesia merupakan salah satu destinasi wisata populer dunia.
“Bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri, kemampuan bahasa Inggris juga menjadi aset penting untuk berkomunikasi dengan berbagai latar belakang budaya,” jelasnya.
Selain materi teoritis, peserta juga diajak mempraktikkan bahasa Indonesia dasar, seperti sapaan (selamat pagi, siang, sore), perkenalan, serta berhitung dari satu hingga sepuluh. Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik berlangsung.
Menariknya, di akhir sesi, Ade mengajak peserta menyanyikan lagu anak “Sayang Semua (Satu-satu)” karya Ibu Kasur. Para mahasiswa tampak antusias mencoba menyanyikan lagu tersebut secara bergantian.
Lloyd berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan di masa mendatang, bahkan jika memungkinkan dilaksanakan secara langsung di kampus Misamis University agar interaksi dapat berjalan lebih optimal.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua pertemuan ini ditutup dengan sesi foto bersama serta perkenalan antar mahasiswa dari kedua universitas sebagai upaya mempererat hubungan akademik internasional.
Editor: EldeJoyosemito