Pemprov Jateng Terus Gelar Gerakan Pangan Murah, Januari-Mei Sudah 794 Kegiatan
“Ini untuk mengendalikan inflasi sekaligus memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau,” kata Ahmad Luthfi.
Dalam pelaksanaan GPM di Desa Gumiwang, total komoditas yang disediakan mencapai Rp121 juta. Komoditas tersebut meliputi 5 ton beras, 1.000 liter minyak goreng, 500 kilogram telur, 200 kilogram gula pasir, masing-masing 200 kilogram bawang merah dan bawang putih, serta cabai rawit merah dan cabai merah keriting masing-masing 50 kilogram.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto mengatakan, selama lima bulan pertama 2026, pelaksanaan GPM telah mencatat omzet mencapai Rp15,1 miliar.
“Ini untuk meningkatkan keterjangkauan masyarakat, supaya dapat mengakses pangan yang lebih murah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menilai program Gerakan Pangan Murah sangat dibutuhkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan daerah akan terus diperkuat demi membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
“Kegiatan ini tentu sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Selain meninjau GPM, Gubernur Ahmad Luthfi juga menyerahkan bantuan pangan melalui Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD). Bantuan yang disalurkan di Desa Gumiwang berupa 2 ton beras dan 400 kilogram beras sorgum untuk 200 keluarga. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan 200 kilogram Beras Fortivit bagi 100 orang tua yang memiliki balita rawan stunting.
Editor : EldeJoyosemito